Kerugian ekonomi dari sisa makanan konsumen di rumah makan dan potensi upaya pengurangan sampah makanan
Abstrak
Konsumen restoran merupakan salah satu penghasil limbah makanan terbesar. Bertambahnya jumlah penduduk dan rumah makan di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor berpotensi meningkatkan jumlah timbulan sampah makanan. Faktor pendorong konsumen membuang makanannya adalah pola makan yang buruk, manajemen restoran yang kurang baik, serta kurangnya pengetahuan tentang dampak negatif sampah makanan terhadap lingkungan, sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengestimasi jumlah sampah makanan, menilai kerugian ekonomi dari sampah makanan, dan menentukan upaya terbaik dalam mengurangi sampah makanan konsumen. Penelitian dilakukan di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan adalah pengukuran dan perhitungan dengan SNI 19-3964-1994, faktor konversi dan Weighted Sum Model (WSM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total sampah makanan yang dihasilkan konsumen sebesar 75.825,96 kg/tahun. Kerugian ekonomi berdasarkan harga bahan makanan sebesar Rp 1.011.743.415 per tahun, berdasarkan harga jual bahan makanan sebesar Rp 5.138.912.541 per tahun dan berdasarkan biaya produksi sebesar Rp 4.111.130.033 per tahun. Strategi prioritas untuk diterapkan dalam mengurangi sampah makanan konsumen adalah upaya pencegahan.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
[BPS] Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor. 2019. Kecamatan Dramaga Dalam Angka 2019. BPS Kabupaten Bogor. Bogor.
[BSN] Badan Standarisasi Nasional. SNI 19-3964-1994 tentang metode pengambilan dan pengukuran contoh timbulan dan komposisi sampah perkotaan. BSN. Jakarta
Detik Food. 2014. Saat makan di restoran, harga makanan yang mahal terasa lebih enak. [internet]. Tersedia di: https://food.detik.com/info-kuliner/d-2572163/ saat-makan-di-restoran-harga-makanan-yang-mahal-terasa-lebih-enak.
Diana R, Rachmayanti RD, Anwar F, Khomsan A, Christianti DF dan Kusuma R. 2018. Food taboos and suggestions among Madurese pregnant women: a qualitative study. Journal of Ethnic Foods. 5(4):246-253.
Donnelly N, Poynton S and Weatherburn D. 2016. Willingness to pay a fine. NSW Bureau of Crime Statistics and Research (195):1-12.
[EIU] Economist intelligent unit. 2016. Global Food Security Index. [internet]. Tersedia di: https://foodsustainabilityindex.eiu.com/.
Gustavsson J, Ciderberg C, Sonesson U, Otterdijk RV and Meybeck A. 2011. Global food losses and food waste. Food and Agricultural Organization. Rome.
Intan T. 2018. Fenomena tabu makanan pada perempuan Indonesia dalam perspektif antropologi feminis. Palastren Jurnal Studi Gender 11(2):233-258.
Kasmir. 2010. Pengantar manajemen keuangan. Kencana Prenada Media Group. Jakarta.
KemenKes RI (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia). 2014. Pedoman konversi berat matang - mentah, berat dapat dimakan (BDD) dan resep makanan siap saji dan jajanan. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI. Jakarta.
Parhusip F, Hartama D dan Nasution ZM. 2018. Penerapan metode WSM pada faktor penyebab rendahnya minat mahasiswa dalam belajar bahasa Inggris. KOMIK (Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer) 8(1):238-241.
Perumda PPJ (Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya). 2019. Komoditas harga pasar [internet]. Tersedia di: https://www.pasarpakuanjaya.co.id/komoditas/ index.
Pusfita R. 2015. Analisis bauran pemasaran terhadap kepuasan konsumen di restoran kambing bakar Cairo, Bandung [Skripsi]. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Raharto A, Noveria M dan Fitranita N. 2008. Konsumsi sayur dan buah di masyarakat dalam konteks pemenuhan gizi seimbang. Jurnal Kependudukan Indonesia 3(2):97-119.
Ramonda DA, Yudanari YG dan Chiriyah Z. 2019. Hubungan antara body image dan jenis kelamin terhadap pola makan pada remaja. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa 2(2):109–114.
[ReFED] Rethink Food Waste Through Economics and Data. 2018. Restaurant food waste action guide. ReFED. New York.
[SIPSN] Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional. 2018. Data pengelolaan sampah: komposisi sampah [internet]. Tersedia pada: sipsn.menlhk.go.id/ ?q=3a-komposis-sampah.
Sugiyono. 2018. Metode penelitian kualitatif. Alfabeta. Bandung.
Wulansari D, Ekayani M dan Karlinasari L. 2019. Kajian sampah makanan warung makan. Ecotrophic 13(2):125–134.




_mini_size.jpg)








_10241.png)


