Analisis daya dukung air tanah dengan metode statis di bentang lahan pesisir Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo
Abstrak
Pemanfaatan air bersih secara cerdas dalam ekosistem diperlukan untuk menjaga keseimbangan sumber daya air agar ketersediaannya tidak menurun. Hal tersebut perlu dilakukan terutama pada air tanah yang menjadi salah satu sumber air bersih. Kapanewon Temon terletak di bentang lahan pesisir yang saat ini memiliki bandara baru yaitu Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), dengan keberadaan bandara tersebut berpotensi meningkatkan kebutuhan akan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status daya dukung air tanah di Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei melalui data primer dengan didukung data sekunder terhadap berbagai objek kajian tentang air tanah untuk kebutuhan air bersih. Hasil survei kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Dalam hal ini, status daya dukung ekosistem bentang lahan pesisir Kapanewon Temon termasuk dalam kategori aman.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
[DPMPTSP] Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kulon Progo. 2021. YIA jadi bandara pertama di Indonesia yang meraih sertifikat “Gold” Greenship Building [Internet]. Tersedia di: https://dpmpt.kulonprogokab.go.id/ detil/1251/yia-jadi-bandara-pertama-di-indonesia-yang-meraih-sertifikat-gold-greenship-building.
Effendi R, Salsabila H dan Malik A. 2018. Pemahaman tentang lingkungan berkelanjutan. Modul 18(2):75-82. https://doi.org/10.14710/mdl.18.2.2018.75-82
Haryanto TE, Fathurrazie S, Rudy S and Zaenal K. 2013. Actual water availability and water needs in irrigation area of Riam Kanan in South Kalimantan Province. Academic Research International 4(6):580-593.
[KLHK] Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2019. Informasi daya dukung dan daya tampung air nasional. Jakarta.
[P3E Sumatera] Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sumatera. 2015. Daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup Ekoregion Sumatera berbasis jasa ekosistem. Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sumatera. Pekanbaru.
PerMenLH (Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup) Nomor 17 Tahun 2009 tentang pedoman penentuan daya dukung lingkungan hidup dalam penataan ruang wilayah.
Prastowo. 2010. Daya dukung lingkungan aspek sumberdaya air. Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah - Working Paper 1.
Santosa LW. 2015. Keistimewaan Yogyakarta dari sudut pandang geomorfologi. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Sari IK, Limantara LM dan Priyantoro D. 2006. Analisa ketersediaan dan kebutuhan air pada DAS Sampean. Jurnal Pengairan 1(1):3.
Setyaningrum N dan Prasetya GA. 2017. Analisa ketersediaan dan kebutuhan air untuk daya dukung lingkungan: studi kasus di Kabupaten Bojonegoro. Seminar Nasional Geomatika: Inovasi Teknologi Penyediaan Informasi Geospasial untuk Pembangunan Berkelanjutan, Badan Informasi Geospasial.
Solekhan M. 2016. Sustainable groundwater resource management. International Journal of Business, Economic and Law 10(4):89-93.
Sugiyono. 2016. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. PT Alfabet. Bandung.
Todd DK and Mays LW. 2005. Groundwater hydrology (third). John Wiley & Son Inc. New Jersey.
Todd DK. 1980. Groundwater hydrology. John Wiley & Sons Inc. New York.
Verstappen HT. 1983. Applied geomorphology: geomorphological surveys for environmental development. Elsevier Science Publisher. Amsterdam.
Vurmaz MV and Boyacioglu H. 2018. Airport water consumption footprinting. Environment and Ecology Research 6(6):519-524.
Widiyanto D. 2019. 2019. Manunggal Fair 2019, presentasikan Kulon Progo sebagai kota metropolitan [internet]. Tersedia di: https://www.krjogja.com/berita-lokal/diy/ kulonprogo/manunggal-fair-2019-presentasikan-kulon-progo-sebagai-kota-metropolitan/.




_mini_size.jpg)








_10241.png)


