Analisis kinerja boezem dalam penurunan parameter air limbah: studi kasus Morokrembangan, Surabaya, Indonesia

  • Agus Slamet 1) Departemen Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia; 2) Pusat Penelitian Infrastruktur dan Lingkungan Berkelanjutan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia
  • Putri Brikke Sukma Hartati Departemen Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia
  • Ervin Nurhayati 1) Departemen Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia; 2) Pusat Penelitian Infrastruktur dan Lingkungan Berkelanjutan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia
  • Andriyan Yulikasari 1) Departemen Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia; 2) Pusat Penelitian Infrastruktur dan Lingkungan Berkelanjutan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia
Kata Kunci: Boezem Morokrembangan, beban pencemar, kualitas air limbah, musim kemarau, musim penghujan

Abstrak

Boezem Morokrembangan memiliki fungsi ganda yaitu sebagai pengendalian banjir dan tampungan air limbah perkotaan. Penelitian ini dilakukan pada musim kemarau dan penghujan dengan waktu masing-masing selama 10 hari. Sampel air dikumpulkan pada 5 titik sampling dengan analisis parameter berupa COD, DO, pH, TS, TSS, dan temperatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air boezem mengalami pencemaran berat dengan konsentrasi pencemar yang melebihi baku mutu badan air kelas IV. Karakteristik air limbah menunjukkan nilai yang cenderung lebih bagus pada musim penghujan daripada musim kemarau. Beban pencemar yang berada di inlet boezem nilainya lebih besar 2x lipat dibandingkan dengan beban pencemar yang berapa di outlet boezem. Oleh karena itu, besarnya beban pencemar yang masuk ke Boezem Morokrembangan mengakibatkan boezem kehilangan kemampuan pemulihan diri. Kinerja penurunan parameter air hanya mampu menghasilkan efisiensi sebesar 22,10%; 8,65%; dan 19,50% untuk parameter COD, TS, dan TSS, masing-masing pada musim penghujan.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Agwu EJ, Odanwu SE, Ezewudo BI, Odo GE, Nzei JI, Iheanacho SC and Islam MS. 2023. Assessment of water quality status using heavy metal pollution indices: a case from Eha-Amufu catchment area of Ebonyi River, Nigeria. Acta Ecologica Sinica 43(6):989-1000.
Baihaqi ZA dan Soebagio. 2021. Perencanan saluran pematusan Boezem Selatan Morokrembangan Surabaya. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Konstruksi 9(2): 113–119.
Buta B, Wiatkowski M, Gruss T, Tomczyk P and Kasperek R. 2023. Spatio-temporal evolution of eutrophication and water quality in the Turawa dam reservoir, Poland. Nature 13(9880):1-25.
Fitrianingtyas R dan Slamet A. 2018. Studi pemetaan persebaran sedimen Boezem Morokrembangan. Jurnal Teknik ITS 7(1):F171-F176.
Karnaningroem N and Paitaha EES. 2021. Study of the quality and status of water quality on reservoir water management efforts using a dynamic system approach (case study: Bozem Morokrembangan). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 799(1):1-10.
Lasminto U. 2017. Studi potensi tampungan air sebagai sumber air baku Kota Surabaya. IPTEK Journal of Proceedings Series 3(5):43–49.
Lkr A, Romeo Singh MR and Puro N. 2020. Assessment of water quality status of Doyang River, Nagaland, India, using water quality index. Applied Water Science 10(1):1–13.
Moghadam SV, Jafarzadeh A, Matta A, Dessouky S, Hutchinson and Kapoor V. 2023. Water quality performance assessment of two stormwater detention basins located in the recharge zone of a karst aquifer. Chemosphere 339:1-12.
Najih SME, Rasuda T, Ni'matuzahroh, Supriyanti A, Isnadina DRM and Oktavitri NI. 2020. Potency of biodiesel from sediment of coagulation- flocculation-sedimentation process using Moringa oleifera as coagulant. Ecology, Environment and Conservation 26(6):S64–S68
Nurjanah P. 2018. Analisis pengaruh curah hujan terhadap kualitas air parameter mikrobiologi dan status mutu air di Sungai Code, Yogyakarta. Universitas Islam Indonesia 1(20):1–14
Ratnawati R, Nurhayati I dan Sari VY. 2020. Pengaruh konsentrasi unsur kalium, karbon, dan aerasi pada bioremediasi air limbah boezem dengan high rate algae pond. Teknik 41(2):119–125.
Salih NYH, Mohammad AO and Mohammed FO. 2021. Study on the self-purification of Tanjaro River. Tikrit Journal for Agriculture Sciences 21(4):54-62
Slamet A. 2016. Peningkatan fungsi Boezem Morokrembangan sebagai pengolah air limbah perkotaan menggunakan sistem alga-bakteri [Disertasi]. Bidang Keahlian Teknik Lingkungan, Program Pasca Sarjana, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.
Slamet A and Hermana J. 2012. Effect of light exposure and water depth on the performance of algae reactor during the treatment of Surabaya municipal wastewater. Journal of Applied Environmental and Biological Sciences 2(12):615–619.
Suriadikusumah A, Mulyani O, Sudirja R, Sofyan ET, Maulana MHR and Mulyono A. 2021. Analysis of the water quality at Cipeusing River, Indonesia using the pollution index method. Acta Ecologica Sinica 41(3):177–182.
Yang L, Wang Y, Wang Y, Wang S, Yue J, Guan G, Guo Y, Zhang Y and Zhang Q. 2023. Water quality improvement project for initial rainwater pollution and its performance evalution. Environmental Research 237:1-12.
Zhang M, Wang L, Xu C and Huang X. 2022. Water quality change and pollution source accounting of Licun River under long-term governance. Nature 12(2779):1-11.
Diterbitkan
2024-04-30
##submission.howToCite##
Slamet, A., Hartati, P., Nurhayati, E., & Yulikasari, A. (2024). Analisis kinerja boezem dalam penurunan parameter air limbah: studi kasus Morokrembangan, Surabaya, Indonesia. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 8(1), 1-12. https://doi.org/https://doi.org/10.36813/jplb.8.1.1-12
Bagian
Articles