Analisis kualitas air dan limbah pertambangan nikel di Sungai Pesouha, Sulawesi Tenggara

  • Febrina Risky Amelia Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Hefni Effendi Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Budi Kurniawan Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Tangerang Selatan, Indonesia
  • Charles Andrianto Divisi Mine Environmental, PT. ANTAM Tbk. UBPN Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Taufik Ahmady HSE (Health, Security and Environment), PT. ANTAM Tbk. UBPN Kolaka, Kolaka, Indonesia
Kata Kunci: pencemaran sungai, limbah pertambangan, air

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas air Sungai Pesouha dan mengetahui parameter kunci penyumbang pencemaran di Sungai Pesouha dengan menggunakan beberapa jenis analisis. Analisis nilai IP (Indeks Pencemaran) berkisar dari 0,617 hingga 2,47 yang menunjukkan status kualitas air Sungai Pesouha dari kondisi baik hingga pencemaran ringan. Selain itu, hasil analisis Indeks Kualitas Air (IKA-INA) berkisar dari 79,2 (cukup baik) hingga 90,93 (sangat baik). Analisis korelasi Cr6+ dan besi (Fe) dalam air sebesar 0,91; TSS dan Cr6+ sebesar 0,85; TSS dan Fe sebesar 0,86; TSS dan IP sebesar 0,68; Cr6+ dan IP sebesar 0,72; serta Fe dan IP sebesar 0,6. Analisis regresi dengan menggunakan kromium heksavalen (Cr6+) sebagai variabel bebas (X) dan nilai IP (Indeks Pencemaran) sebagai variabel terikat (Y), diperoleh nilai multiple R sebesar 0,722 yang menjelaskan bahwa korelasi antara X dengan Y termasuk dalam kategori kuat. Nilai Adjusted R2 mempunyai nilai sebesar 0,46 artinya X dapat menjelaskan Y, dalam hal ini parameter Cr6+ dapat menjelaskan Y atau Indeks Pencemaran sebesar 46% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Persamaan regresi yang terbentuk adalah Y = (-0,099) + (0,12)X artinya jika nilai X = 0 maka nilai Y sebesar (-0,99) dengan pengaruh positif antar parameter.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Artiningrum T and Saeful NS. 2023. Determination of Cikapundung River water quality index using IKA-INA Method and Pollution Index. Eduvest - Journal of Universal Studies 3(6):1086-1097.
Djoharam V, Riani E and Yani M. 2018. Analysis of water quality and capacity for the pollution load of the Pesanggrahan River in the DKI Jakarta Province Area. Journal Management of Natural Resources and the Environment 8(1):127-133.
Effendi H. 2003. Telaah kualitas air: bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan perairan. Kanisius. Yogyakarta.
Genchi G, Carocci A, Lauria G and Sinicropi MS. 2020. Nickel: human health and environmental toxicology. International Journal of Environmental Research and Public Health 17(3):679-700.
Hamzah. 2009. Water quality study at the Pomalaa Nickel Mining Location, Southeast Sulawesi [Tesis]. IPB University. Bogor.
Hamzah, Effendi H, Riani E, Saharuddin dan Indrasti NS. 2016. Pengembangan masyarakat pesisir di kawasan tambang nikel Pomalaa Sulawesi Tenggara [Disertasi]. IPB University. Bogor.
Ilham, Hartono DM, Suganda E dan Nurdin M. 2017. Metal distribution at river water of mining and nickel industrial area in Pomalaa Southeast Sulawesi Province, Indonesia. Oriental Journal of Chemistry 33(5):2599-2607.
KepMenLHK (Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup) Nomor 115 Tahun 2003 tentang pedoman penentuan status mutu air.
Nathania NA, Sayekti RW dan Sholichin M. 2021. Studi sebaran karakteristik kualitas air dengan parameter BOD, COD, DO, NH3-N, TSS dan pH di Waduk Sutami. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air 1(2):890-903.
Nurrohman AW, Widyastuti M dan Suprayogi S. 2019. Evaluasi kualitas air menggunakan Indeks Pencemaran di DAS Cimanuk, Indonesia. Ecotrophic 13:74-84.
Pistocchi A. 2019. An integrated perspective of multiple stressors in river ecosystems from the catchment to the continental scale. In Multiple Stressors in River Ecosystems, 353-374. Elsevier.
Ratnaningsih D, Retno PL, Nazir E dan Fauzi R. 2018. Pengembangan Indeks Kualitas Air sebagai alternatif penilaian kualitas air sungai. Jurnal Ecolab 12(2):53-61.
Solihin. 2015. Synthesis of Nickel Containing Pig Iron (NCPI) by using limonite type of lateritic ore from South East Sulawesi. Jurnal RISET Geologi dan Pertambangan 25(1):31.
Suriadikusumah A, Mulyani O, Sudirja R, Sofyan ET, Maulana MHR and Mulyono A. 2021. Analysis of the water quality at Cipeusing River, Indonesia using the Pollution Index method. Acta Ecologica Sinica 41(3):177-182.
Tajmunnaher and Chowdhury DMAI. 2017. Correlation study for assessment of water quality and its parameters of Kushiyara River, Sylhet, Bangladesh. International Journal of New Technology and Research 3(12):1-6.
Tyagi S, Sharma B, Singh P and Dobhal R. 2020. Water quality assessment in terms of Water Quality Index. American Journal of Water Resources 1(3):34-38.
U.S. Geological Survey. 2022. Mineral commodity summaries 2022. In Angewandte Chemie International Edition (Issue 703), 6(11):951-952. U.S. Government Publishing Office.
Zhu Y, Chen Z and Asif. 2021. Identification of point source emission in river pollution incidents based on Bayesian inference and genetic algorithm: Inverse modeling, sensitivity, and uncertainty analysis. Environmental Pollution 285:117497.
Diterbitkan
2025-04-29
##submission.howToCite##
Amelia, F., Effendi, H., Kurniawan, B., Andrianto, C., & Ahmady, T. (2025). Analisis kualitas air dan limbah pertambangan nikel di Sungai Pesouha, Sulawesi Tenggara. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 9(1), 1-14. https://doi.org/https://doi.org/10.36813/jplb.9.1.1-14
Bagian
Articles