“Clean smoke”: solusi inovatif dan efektif untuk mengurangi emisi gas karbon dan partikulat berbahaya pada asap

  • Muhammad Khairul Mahmud Departemen Teknik Kimia, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar, Indonesia
  • Fadel Izza Departemen Teknik Kimia, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar, Indonesia
  • Nadya Fildzah Juniar Departemen Teknik Kimia, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar, Indonesia
  • Alqauliyah Alqauliyah Departemen Teknik Kimia, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar, Indonesia
  • Alif Rahmawan Syam Departemen Teknik Mesin, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar, Indonesia
  • Rahmiah Sjafruddin Departemen Teknik Mesin, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar, Indonesia
Kata Kunci: Clean Smoke, emisi, partikulat, karbon aktif, asap

Abstrak

Polusi udara akibat pembakaran biomassa berskala kecil hingga besar menjadi salah satu masalah lingkungan utama yang dihadapi secara global. Kontributor utama partikulat (PM2.5) dan zat organik berbahaya seperti CO masing-masing dapat ditemukan di asap dari proses pembakaran yang berpotensi untuk menyebabkan berbagai dampak buruk pada kesehatan manusia. Oleh karena itu, Penelitian ini merancang alat Clean Smoke untuk menurunkan emisi berbahaya dari asap biomassa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu menurunkan zat berbahaya dengan efisiensi sebesar 78,65% dan terbukti menjerap senyawa organik dalam asap. Selain itu, hasil pengujian menunjukkan bahwasanya sisa cairan buangan atau asap cair yang dihasilkan alat ini menunjukkan perubahan yang signifikan dari angka kekeruhan sebesar 4,16 NTU menjadi 25,5 NTU dimana kenaikan angka ini mengindikasikan bahwasanya alat dan karbon aktif yang menjadi penyerap, mampu mengikat partikulat organik berbahaya dan melarutkannya pada air secara signifikan. PenggunaanClean Smoke berpotensi besar dalam mengurangi paparan emisi beracun dari pembakaran di sektor industri kecil, menengah, hingga besar, serta mendukung pencapaian target global zero-net emission dan lingkungan yang lebih sehat.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Andrew P A, Mason PE, Jones JM, Barimah EK, Jose G, Brown AE, Ross AB and Williams A. 2021. The impact of fuelwood moisture content on the emission of gaseous and particulate pollutants from a wood stove. Combustion Science and Technology 195(1):133-152.
Bianchini A, Pellegrini M, Rossi J and Saccani C. 2018. Theoretical model and preliminary design of an innovative wet scrubber for the separation of fine particulate matter produced by biomass combustion in small size boilers. Biomass and Bioenergy 116.
Chanana I, Sharma A, Kumar P, Kumar L, Kulshreshtha S, Kumar S and Patel S. 2023. Combustion and stubble burning: a major concern for the environment and human health. Fire 79(6).
Flanagan E, Malmqvist E, Rittner R, Gustafsson P, Källén K and Oudin A. 2023. Exposure to local, source-specific ambient air pollution during pregnancy and autism in children: a cohort study from Southern Sweden. Scientific Reports 13.
Handriyani KATS, Habibah N and Dhyanaputri IGAS. 2020. Analisis kadar timbal (Pb) pada air sumur gali di kawasan tempat pembuangan akhir sampah Banjar Suwung Batan Kendal Denpasar Selatan. Jurnal Sains dan Teknologi 9(1):68-75.
Harni SD, Saarikoski S, Kuula J, Helin A, Aurela M, Niemi JV, Kousa A, Ronkko T and Timonen H. 2023. Effects of emission sources on the particle number size distribution of ambient air in the residential area. Atmospheric Environment 293:2.
Kashtan YS, Nicholson M, Finnegan C, Ouyang Z, Lebel ED, Michanowicz DR, Shonkoff SBC and Jackson RB. 2023. Gas and propane combustion from stoves emits benzene and increases indoor air pollution. Environmental Science and Technology 57:9653.
Margareta MAH dan Wonorahardjo S. 2023. Optimasi metode penetapan senyawa eugenol dalam minyak cengkeh menggunakan gas chromatography–mass spectrum dengan variasi suhu injeksi. Jurnal Sains dan Edukasi Sains 6(2):95-103.
Martins NR and da Graça GC. 2023. Health effects of PM2.5 emissions from woodstoves and fireplaces in living spaces. Journal of Building Engineering 79:2.
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416 Tahun 1990 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air.
Nassan FL, Wang C, Kelly RS, Lasky-Su JA, Vokonas PS, Koutrakis P and Schwartz JD. 2021. Ambient PM2.5 species and ultrafine particle exposure and their differential metabolomic signatures. Environment International 151.
Pillarisetti A, Alnes LWH, Ye W, McCracken JP, Canuz E and Smith KR. 2023. Repeated assessment of PM2.5 in Guatemalan kitchens cooking with wood: implications for measurement strategies. Atmospheric Environment 295.
Sjafruddin R, Fajar, Lasire, Rosalin, Fitri Z dan Aisyah N. 2021. Adsorpsi metilen biru dengan karbon tanpa aktivasi dan teraktivasi larutan KOH. SNP2M 6.
Sukmajaya I, Arifin J dan Mujibburahman. 2023. Rancang bangun filter tungku pembakaran sampah minim asap untuk mengurangi pencemaran udara.
Suriyawong P, Chuetor S, Samae H, Piriyakarnsakul S, Amin M, Furuuchi M, Hata M, Inerb M and Phairuang W. 2023. Airborne particulate matter from biomass burning in Thailand: recent issues, challenges, and options. Heliyon 9.
World Health Organization. 2021. WHO global air quality guidelines: particulate matter (PM2.5 and PM10), ozone, nitrogen dioxide, sulfur dioxide and carbon monoxide. World Health Organization.
Diterbitkan
2025-04-29
##submission.howToCite##
Mahmud, M., Izza, F., Juniar, N., Alqauliyah, A., Syam, A., & Sjafruddin, R. (2025). “Clean smoke”: solusi inovatif dan efektif untuk mengurangi emisi gas karbon dan partikulat berbahaya pada asap. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 9(1), 101-110. https://doi.org/https://doi.org/10.36813/jplb.9.1.101-110
Bagian
Articles