Strategi adaptasi mata pencaharian masyarakat di Sukajadi selama pandemi COVID-19: sektor non-pertanian atau pertanian?

  • Melani Abdulkadir-sunito Department of Communication Sciences and Community Development, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Ekawati Sri Wahyuni Department of Communication Sciences and Community Development, IPB University, Bogor, Indonesia
Kata Kunci: pandemi COVID-19, strategi mata pencaharian, adaptasi ekonomi, Desa Sukajadi, pekerjaan non-pertanian

Abstrak

Pandemi COVID-19 menyebabkan gangguan serius pada ekonomi akibat pembatasan mobilitas dan penutupan usaha, yang mengakibatkan kehilangan pekerjaan dan memaksa pekerja & pengusaha untuk beradaptasi. Studi ini mengeksplorasi strategi mata pencaharian di Desa Sukajadi, Jawa Barat, di mana sebagian besar penduduk bekerja di sektor non-pertanian dan sebagian kecil di sektor pertanian. Pendekatan campuran diterapkan, menggabungkan observasi, wawancara mendalam, dan survei rumah tangga. Data dikumpulkan antara Februari hingga Juni 2022, dengan tindak lanjut pada Februari 2024. Temuan menunjukkan perbedaan pilihan mata pencaharian dari generasi berbeda: penduduk lanjut usia masih bertumpu pada pertanian hortikultura, sementara generasi muda lebih memilih sektor non-pertanian, khususnya industri pakaian. Pada “gelombang kedua” pandemi (Mei–Juli 2021), industri konfeksi yang berbasis pesanan terbukti lebih tangguh dibanding industri garmen. Hal ini disebabkan oleh fleksibilitas waktu pemesanan, tenaga kerja lebih sedikit, keterampilan menjahit yang tinggi, serta ketergantungan yang rendah terhadap pasar terpusat. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam menghadapi gangguan ekonomi, masyarakat lebih memilih strategi adaptasi pada pekerjaan non-pertanian dibandingkan pekerjaan pertanian yang memerlukan keterampilan dan sumber daya yang lebih besar.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Andriyanto H. 2020. Indonesia in worst period of coronavirus outbreak [internet]. Available at: https://jakartaglobe.id/news/indonesia-in-worst-period-of-coronavirus -outbreak.
Bashar A, Hasan NA and Haque MM. 2024. Exploring sustainable livelihood options for COVID-impacted rural communities in Bangladesh. Heliyon 10(19):1-13. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e38664
Berdegué JA, Proctor FJ and Cazzuffi C. 2014. Cities in the rural transformation. RIMISP Working Group: Development with Territorial Cohesion, Territorial Cohesion for Development Program. Santiago.
Bharata IBAY. 2024. Dampak Pandemi COVID-19 terhadap dinamika perekonomian wilayah di Provinsi Bali. Jurnal Geografi 20(1):18-26.
Bista R, Parajuli R, Giri K, Karki R and Song C. 2022. Impacts of COVID-19 pandemic on the livelihoods of rural households in the community forestry landscape in the Middle Hills of Nepal. Trees, Forests and People 9: 100312. https://doi.org/ 10.1016/j.tfp.2022.100312.
[BPS] Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor. 2021. Tamansari Sub-district Dalam Angka 2021. BPS Kabupaten Bogor. Bogor.
Breman J and Wiradi G. 2004. Masa cerah dan masa suram di pedesaan Jawa: studi kasus dinamika sosio-ekonomi di dua desa menjelang akhir abad ke-20. LP3ES. Jakarta.
Creswell JW. 2014. Research Design Qualitative, Quantitative and Mixed Method Approaches (4th ed.). Sage Publication Inc. California.
Eryando T, Sipahutar T and Rahardiantoro S. 2020. The risk distribution of COVID-19 in Indonesia: a spatial analysis. Asia Pacific Journal of Public Health 32(8):450–452. https://journals.sagepub.com/doi/pdf/10.1177/1010539520962940
Fatimah D, Asriani DD, Zubaedah A and Mardhiyyah M. 2020. Ora obah, ora mamah: studi kasus gender pada sektor informal di masa pandemi COVID-19. Friedrich-Ebert-Stiftung (FES) Jakarta. Jakarta.
Jason LA and Glenwick DS. 2016. Handbook of Methodological Approaches to Community-Based Research: Qualitative, Quantitative and Mixed Methods. Oxford University Press. Oxford.
Kuleh Y, Ilmi Z and Amin Kadafi M. 2022. The intensity of agriculture in the COVID-19 from Indonesia – a systematic literature review. Journal of Agriculture and Crops 8(2):94–104. https://doi.org/10.32861/jac.82.94.104
McGee T and Firman T. 2000. Labour market adjustments in Indonesia. Singapore Journal of Tropical Geography 21(3):316–335. https://onlinelibrary. wiley.com/doi/10.1111/1467-9493.00084
Merenkova I, Agibalov A and Zakupnev S. 2020. Modelling of diversified development of rural areas [Proceeding]. Proceedings of the International Conference on Policies and Economics Measures for Agricultural Development (AgroDevEco 2020).
Njurumana GN, Ngongo Y, Octavia D, Suharti S, Rakatama A, Prameswari D, Maharani R, Wibowo LR, Tampubolon AP, Suratman, Dewi R, Hadi EEW, Adalina Y, Basuki T, deRosari B and Hendarto KA. 2025. Livelihood resilience of forest-dependent farmers amidst the COVID-19 pandemic in Sikka, Indonesia. Sustainable Futures, 9:1-14. https://doi.org/10.1016/j.sftr.2025.100533
Olivia S, Gibson J and Nasrudin R. 2020. Indonesia in the time of COVID-19. Bulletin of Indonesian Economic Studies 56(2):143–174.
Pitoyo AJ, Aditya B, Amri I and Rokhim AA. 2021. Impacts and strategies behind COVID-19 induced economic crisis: evidence from informal economy. Indian Journal of Labour Economics 64(3):641–661. https://doi.org/10.1007/s41027-021-00333-x
Putra RA, Ajie T, Widyani SSN, Prayuda D, Trapsila TA and Agustina NS. 2023. Tjia Kang Hoo: menyelisik nilai-nilai pembina kehidupan masyarakat etnis Tionghoa muslim di Jakarta Timur. Innovative: Journal of Social Science Research 3(6), 4397–4415. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/6736
Setiawan MF. 2020. Tamansari Bogor masuk zona merah COVID-19 [internet]. Available at: https://www.antaranews.com/berita/1435716/tamansari-bogor-masuk-zona-merah-COVID-19
Sitko N, Knowles M, Viberti F and Bordi D. 2022. Assessing the impacts of the COVID-19 pandemic on the livelihoods of rural people. FAO. Rome. https://doi.org/10.4060/cb7672en
Sudiro KLK. 2024. Ancaman resesi global pasca pandemi COVID-19 dan dampaknya terhadap ketahanan konsumen di Indonesia: pendekatan analisis sintesis. Journal of Economic Resilience and Sustainable Development 1(1):32-46. https://doi.org/10.61511/ersud.v1i1.2024.638
Suryahadi A, Izzati RA and Suryadarma D. 2020. The impact of COVID-19 outbreak on poverty: an estimation for Indonesia. The SMERU Research Institute. Jakarata. https://www.smeru.or.id/sites/default/files/publication/wp_COVID19impact_draft.pdf
Tenda ED, Asaf MM, Pradipta A, Kumaheri MA and Susanto AP. 2021. The COVID-19 surge in Indonesia: what we learned and what to expect. Breathe 17(4):1-5. https://doi.org/10.1183/20734735.0146-2021
Diterbitkan
2025-08-31
##submission.howToCite##
Abdulkadir-sunito, M., & Wahyuni, E. (2025). Strategi adaptasi mata pencaharian masyarakat di Sukajadi selama pandemi COVID-19: sektor non-pertanian atau pertanian?. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 9(2), 198-212. https://doi.org/https://doi.org/10.36813/jplb.9.2.198-212
Bagian
Articles